jelajah

Misteri Temuan Artefak Kerajaan Majapahit di Situs Keputren, Benarkah Mengungkap Jejak Sejarah Pleret yang Tersembunyi?

Jumat, 13 September 2024 | 16:00 WIB
Suasana di Situs Keputren Pleret saat dilakukan ekskavasi (jogjaprov.go.id)

 

SketsaNusantara.id – Tim Ekskavasi Situs Keputren yang dipimpin oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY kembali mengungkap artefak bersejarah yang diduga berasal dari era Kerajaan Majapahit.

Penemuan ini menambah khazanah sejarah penting di Kawasan Cagar Budaya (KCB) Kerto-Pleret, khususnya di Situs Keputren yang terletak di Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ekskavasi yang dilakukan sejak 10 Agustus hingga 7 September 2023 ini menemukan fragmen gerabah yang diyakini merupakan wadah air terbuka dengan ukiran khas Majapahit dari abad ke-13.

Baca Juga: Jadi Peradaban Kuno di Kalimantan, Ternyata Kerajaan Ini yang Paling Tua: Bukan Kutai Kartanegara!

Fragmen tersebut ditemukan di salah satu kotak ekskavasi yang diduga merupakan saluran air kuno dari abad ke-17, masa Kerajaan Mataram Islam. Meski dalam kondisi tidak utuh, motif hias khas Majapahit masih terlihat jelas, memperkuat dugaan bahwa wadah ini digunakan oleh kalangan bangsawan.

Jejak Majapahit di Tanah Pleret

Penemuan ini menarik perhatian peneliti Pusat Riset Arkeologi, Prasejarah, dan Sejarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hery Priswanto.

Menurut Hery, penemuan artefak gerabah berukir di Situs Keputren adalah kali pertama dalam penelitian di Pleret sejak 2007.

Baca Juga: Jejak Kerajaan Majapahit di Gunung Bromo, Ada Desa Tempat Suci yang Dihuni Abdi Dewata Sejak Zaman Hayam Wuruk?

“Ornamen pada fragmen ini mirip dengan yang pernah saya temukan di Trowulan, Mojokerto, yang mengindikasikan adanya hubungan erat dengan era Majapahit,” jelas Hery, dilansir SketsaNusantara.id dari laman jogjaprov.go.id.

Selain fragmen gerabah, tim ekskavasi juga menemukan dua struktur penting. Yang pertama adalah pondasi tembok berbahan bata dengan lebar sekitar 70 cm, membujur dari timur ke barat.

Struktur kedua diduga sebagai saluran air dengan orientasi utara-selatan. Di saluran ini, berbagai jenis wadah air kuno ditemukan, mulai dari kendi tertutup hingga wadah air terbuka dengan ukiran menempel.

Baca Juga: Asia Tenggara Ada di Genggamannya! Cuma Balaputradewa yang Bisa Bawa Kerajaan Sriwijaya Sampai…

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Situs Keputren memiliki peran penting sebagai bagian dari Keraton Pleret pada abad ke-17.

Halaman:

Tags

Terkini