SketsaNusantara.id - Sultan Agung adalah Raja Mataram Islam yang cukup disegani.
Di bawah kepemimpinannya, Mataram Islam berhasil menjadi salah satu kerajaan besar di Nusantara.
Sayangnya, di akhir masa kepemimpinannya, terjadi perebutan tahta kerajaan antara Pangeran Alit dan Raden Mas Syayidin.
Pangeran Alit adalah putra mahkota Kerajaan Mataram Islam yang merupakan anak Ratu Kulon, permaisuri Sultan Agung
Sementara Raden Mas Syayidin adalah anak Ratu Wetan, permaisuri muda Sultan Agung.
Walau Raden Mas Syayidin lebih tua dari Pangeran Alit, namun secara kedudukan, anak Ratu Kulonlah yang menjadi putra mahkota.
Pasalnya, Ratu Kulon kedudukannya lebih tinggi dari Ratu Wetan.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Museum Nusantara, Ratu Kulon diangkat terlebih dahulu sebagai permaisuri dibandingkan Ratu Wetan.
Ratu Wetan yang tak terima anaknya tak jadi putra mahkota akhirnya menghalalkan segala cara untuk merebut tahta.
Berdasarkan situs Sejarah Cirebon, dengan konspirasi dan kepandaian Ratu Wetan dalam mempengaruhi Sultan Agung, Pangeran Alit akhirnya ‘dijegal’ sebagai putra mahkota.