SketsaNusantara.id - Gresik, salah satu kabupaten di Jawa Timur, menyimpan banyak cerita sejarah yang kaya, terutama dari era kerajaan Nusantara.
Di antara ratusan desa yang ada di wilayah ini, terdapat satu desa yang memiliki nama unik dan penuh dengan makna mendalam, yakni Desa Iker Iker Geger.
Desa yang terletak di Kecamatan Cerme ini tidak hanya dikenal karena keunikan namanya, tetapi juga karena sejarah kelam yang membentuk identitasnya hingga saat ini.
Nama Desa Iker Iker Geger sendiri berasal dari istilah dalam Bahasa Jawa yang mencerminkan peristiwa besar pada masa lalu.
"Iker iker" dalam konteks ini merujuk pada situasi hancurnya suatu tempat akibat pertempuran hebat, sementara "geger" berarti kekacauan atau pertikaian.
Kedua kata ini merefleksikan kejadian penting yang terjadi di wilayah tersebut, yakni peperangan antara Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Giri Kedaton, yang dipimpin oleh Sunan Giri.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi Desa Iker Iker Geger, desa ini menjadi saksi bisu dari pertikaian besar yang terjadi pada akhir kejayaan Kerajaan Majapahit.
Pada masa itu, pasukan Majapahit berusaha menaklukkan Giri Kedaton, namun mengalami kekalahan dalam serangan pertama.
Amarah pasukan Majapahit yang tidak berhasil menundukkan Giri Kedaton akhirnya meluap dengan menghancurkan permukiman warga sekitar, dan inilah yang kemudian disebut sebagai "eker-eker" oleh masyarakat lokal.
Tidak berhenti di sana, pertempuran kedua yang lebih besar pun terjadi, yang kemudian dikenal sebagai geger atau kekacauan besar.
Perang ini membuat wilayah tersebut menjadi ajang pertumpahan darah yang meninggalkan bekas mendalam pada masyarakatnya.