SketsaNusantara.id - Kerajaan Mataram Kuno di Nusantara, perjalanan kerajaan ini tak hanya diwarnai oleh perpindahan ibu kota, melainkan juga oleh bencana alam yang mengguncang tanah Jawa.
Letusan dahsyat Gunung Merapi memaksa pusat pemerintahan yang awalnya berada di Jawa Tengah berpindah ke Jawa Timur, menandai kelahiran Kerajaan Medang Kamulan, yang dikenal juga sebagai Mataram Kuno di Jawa Timur.
Berdiri megah di sekitar muara Sungai Brantas, Kerajaan Medang Kamulan memancarkan kejayaannya dari ibu kota yang gemerlap, Hutan Mas.
Wilayahnya terbentang luas, dari Nganjuk di barat hingga Pasuruan di timur, Surabaya di utara hingga Malang di selatan.
Dilasnsir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube TaksakaSeta, pemimpin bijaksana di balik perpindahan ini adalah Mpu Sindok, yang menjadi raja pertama Kerajaan Medang Kamulan.
Bersama permaisurinya, Sri Wardani, Mpu Sindok mendirikan Dinasti Isyana, menggantikan Dinasti Sanjaya dan Syailendra, dan membawa kerajaan ini ke masa kejayaannya.
Mpu Sindok, yang bergelar Sri Maharajarake Hino Sri Isyana Wikrama Dharma Tunggadewa, tidak hanya memimpin dengan cemerlang, tetapi juga memperkokoh fondasi kerajaan yang megah ini.
Setelahnya, putranya Sri Isyana Tunggawijaya, melanjutkan jejaknya dengan menikahi Lokapala dan mengangkat suaminya sebagai raja.
Di bawah pemerintahan Raja Makutawangsa Wardhana, atau yang dikenal sebagai Sri Darmawangsa Teguh Ananta Wikrama Tunggadewa, Kerajaan Medang Kamulan mencapai puncak kejayaannya.
Kerajaan ini menjadi saingan utama Kerajaan Sriwijaya yang sudah lebih dulu berjaya.