SketsaNusantara.id- Ada sebuah rumah yang diketahui mempunyai lambang Bintang Daud dan berada cukup dekat dengan menara air di PG Ngadirejo.
Lebih tepatnya, rumah berlambang Bintang Daud tersebut berlokasi di Dusun Galuhan, Desa Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Warga yang tinggal di sekitar rumah dengan lambang Bintang Daud ini biasanya memanggilnya dengan nama "Omah Londo".
Hal tersebut disebabkan karena rumah itu termasuk dalam bangunan kuno peninggalan zaman penjajahan Belanda.
Semua itu tampak pada bentuk bangunan yang berbeda dengan rumah-rumah lain di sekitarnya dan ditambah lagi ada lambang Bintang Daud besar pada gavel sayap kiri.
Ternyata, rumah kuno ini didirikan pada tahun 1929 dan ditempati oleh seorang warga di Desa Kandat, Kediri yang bernama Mbah Tugi berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari akun Tik-Tok @ oudsoerabajahunter_id.
Saat itu, Mbah Tugi tinggal bersama dengan suaminya yang merupakan Pria Belanda dan diketahui bekerja sebagai Insinyur atau Abtenaar di PG Ngadirejo.
Selanjutnya ketika masa peralihan kekuasaan atau awal kemerdekaan Indonesia, suaminya itu memutuskan untuk pulang ke negeri Belanda.
Mbah Tugi pun ditinggal sendirian di rumah itu karena mereka berdua juga belum mempunyai keturunan.
Hingga pada akhirnya usai sepeninggal Mbah Tugi, rumah tersebut diwariskan kepada Mbah Mutinem di mana cucunya yang bernama Tamsurilah yang menempatinya.
Meskipun Tamsuri adalah pemilik sah rumah tersebut, cucu lain dari Tamsuri yang bernama Budi yang dipercaya untuk merawat dan menempatinya.