SketsaNusantara.id - Kyai Abdul Kholiq atau Raden Mas Wiryo Kusumo adalah seorang mubaligh dan penyiar agama Islam di wilayah Temanggung. Ia juga dikenal dengan sebutan Mbah Kyai Pahing
Ayah Mbah Kyai Pahing bernama Panembahan Bodo atau Raden Trenggono dan ibunya bernama Nyai Brintik yang merupakan putri dari Sunan Kalijaga.
Pada tahun 1876, Mbah Kyai Pahing mulai menyebarkan agama Islam dan menetap di sebuah desa yang bernama Menggoro, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung.
Pada proses mendakwahkan agama Islam di tempat tersebut, Mbah Kyai Pahing hidup di tengah-tengah masyarakat yang mayoritasnya beragama Hindu.
Selain itu, masih banyak juga yang menganut kepercayaan animisme dan dinamisme, dan hal itu menimbulkan tantangan tersendiri bagi Mbah Kyai Pahing.
Pada waktu itu juga, Mbah Kyai Pahing atau Kyai Abdul Kholik ini menjadi takmir masjid yang merupakan peninggalan dari ayahnya di desa tersebut.
Masih ada sisa-sisa candi Hindu berupa arca dan batu-batu yang kini diletakkan di bawah pohon Tanjung yang berada di halaman masjid.
Kyai Abdul Kholik biasanya akan memanggil masyarakat untuk berkumpul dengan cara memukul kentongan yang ada di masjid.
Setelah berkumpul, masyarakat akan diajak oleh Kyai Abdul Kholik ini untuk ke masjid dengan syarat sebelum masuk harus mengucapkan 2 kalimat syahadat dan pemahamannya terlebih dahulu.