Konteksnya adalah saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk pertama kalinya di Demak.
Baca Juga: Bak Serial Avatar, Inilah 4 Elemen Semesta dalam Wayang Kulit Warisan Sunan Kalijaga
Saat itu, puncak acara peringatan Maulid Nabi adalah pentas wayang kulit dengan dalang Sunan Kalijaga.
Sang Sunan tidak akan mau memulai pentas wayang kulit sebelum menunaikan ibadah sholat Isya.
"Maulid Nabi pertama di Demak, ada keseniannya. Mubaligh sekaligus dalangnya Sunan Kalijaga. Tidak mau ndalang kalau belum sholat Isya dulu," ujar Kyai Achmad Chalwani, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Arab Digarap, yang diunggah 28 Agustus 2022.
Penjelasan tersebut juga mengungkap alasan kenapa pentas wayang kulit lebih ideal dimainkan saat malam hari.
Dalang, pemain gamelan, dan sinden yang telah menunaikan sholat Isya bisa bermain semalam suntuk hingga menjelang Subuh.
Diharapkan juga masyarakat yang menontonnya pun sudah melakukan sholat Isya sehingga hati dan waktu terasa lebih tenang untuk menikmati hiburan semalam suntuk.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!