jelajah

Legenda Kutukan Bandung Bondowoso Terhadap Roro Jonggrang Hanya 'Akal-akalan' Belanda? Om Hao Ungkap Fakta dan Kebenarannya

Sabtu, 10 Agustus 2024 | 20:30 WIB
Kemegahan Candi Prambanan (X @zaenalarp)

SketsaNusantar.id - Legenda Prambanan ternyata merupakan karangan Belanda untuk eksploitasi budaya Indonesia menurut Om Hao.

Salah satu legenda yang paling terkenal terkait Candi Prambanan adalah legenda Roro Jonggrang yang dinyatakan bahwa banyak elemen dalam legenda tersebut merupakan konstruksi yang dibuat oleh kolonial Belanda untuk memberikan narasi tertentu tentang budaya lokal.

Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Om Hao yang memiliki nama asli Harry A. Kurniawan ini mengungkap bahwa legenda Roro Jonggrang merupakan cerita ciptaan kolonial Belanda.

Baca Juga: Menolak Lupa! Kilas Balik Tragedi Pengeboman Candi Borobudur 1985, Aksi Terorisme Tercela yang Meninggalkan Luka pada Warisan Budaya Dunia

Om Hao sendiri dikenal sebagai praktisi atau ahli retrokognisi atau seseorang yang memiliki kemampuan bisa mengetahui persepsi akan kejadian pada masa lalu.

Cerita Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso dalam legenda Prambanan menurut Om Hao merupakan cerita rekaan atau merupakan cerita yang tidak ada namun hanya karangan belaka.

Candi Prambanan, yang terletak di Yogyakarta sendiri, selama ini kita kenal memiliki sejarah yang kaya dan beragam legenda yang menyertainya.

Salah satu legenda paling terkenal adalah kisah Roro Jonggrang, yang kemudian sering dianggap sebagai karangan Belanda. 

Baca Juga: Candi Ratu Boko Yogyakarta: Kisah Istana Ayahanda Roro Jonggrang, Rahasia dan Keindahan yang Penuh Misteri

Dalam legenda ini, Roro Jonggrang adalah seorang putri yang terjebak dalam cinta dan intrik dengan Bandung Bondowoso, seorang raja yang ingin menikahinya. 

Untuk menghindari pernikahan tersebut, Roro Jonggrang meminta Bandung Bondowoso untuk membangun seribu candi dalam semalam.

Namun ketika Bandung Bondowoso hampir menyelesaikannya, Roro Jonggrang menipu dengan membuat suara ayam berkokok, yang membuat Bandung marah dan mengutuknya menjadi patung, yang kini menjadi bagian dari Candi Prambanan.

Menurut beberapa sumber, cerita ini diciptakan oleh para peneliti dan penulis Belanda yang tertarik dengan sejarah dan budaya Indonesia pada masa penjajahan.

Baca Juga: Ternyata di Dekat Pantura Probolinggo Ada Candi Megah Peninggalan Era Majapahit, Pernah Dikunjungi Raja Hayam Wuruk?

Halaman:

Tags

Terkini