Sayangnya, hingga saat ini tidak diketahui dengan pasti kapan tradisi ini dimulai.
Bahkan di Madura, Jawa Timur, ada masjid yang sering menjadi tempat untuk melakukan sumpah pocong, yakni Masjid Madekan di Sampang.
Masyarakat sekitar percaya bahwa masjid ini menjadi tempat yang ampuh untuk melakukan sumpah pocong.
Baca Juga: Mengenal Klanting Sebagai Hidangan Legendaris Khas Jawa Timur, Ternyata Rasa Aslinya Tak Manis?
Selain itu, proses sumpah pocong juga tidak selalu sama di setiap daerah.
Walau sama-sama menggunakan kain kafan saat melakukan sumpah, namun prosesinya berbeda-beda.
Ada yang mengharuskan orang yang akan bersumpah pocong ‘didandani’ seperti jenazah lengkap dengan kain kafannya.
Penyumpah bahkan harus berbaring saat membacakan sumpahnya seperti yang dilakukan Saka Tatal.
Namun ada juga yang penyumpah yang tidak dipocongi, namun hanya dikerudungi dengan kain kafan serta dalam posisi duduk saat melakukan sumpah pocong.
Adapun akibat yang akan menimpa orang yang berbohong saat sumpah pocong pun berbeda-beda.
Yang jelas, orang yang berdusta tersebut akan mendapatkan musibah hingga bahaya yang fatal.
Dikutip dari Dunia Masjid, bala yang menimpa mereka (yang berdusta) adalah meninggal dunia.
Dan itulah asal usul sumpah pocong lengkap dengan akibat yang diyakini akan menimpa pelaku yang berdusta.***