Pada Kamis 13 Maret 1755 Pangeran Mangkubumi dinobatkan sebagai Raja pertama Yogyakarta dengan gelar Sri Sultan Hamengkubuwono I.
Keraton Yogyakarta dibangun sebagai pusat pemerintahan dan budaya bagi Kesultanan Yogyakarta dimana Pangeran Mangkubumi memulai pembangunan keraton ini pada tahun 1755, dan prosesnya berlangsung hingga 1756.
Keraton ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal raja, tetapi juga sebagai simbol kekuasaan dan identitas budaya masyarakat Yogyakarta.
Sebagai pendiri, Sri Sultan Hamengkubuwono I memiliki peran yang sangat besar dalam mengembangkan budaya dan tradisi di Yogyakarta.
Ia mengintegrasikan berbagai elemen budaya Jawa ke dalam kehidupan sehari-hari di keraton, yang masih dapat dilihat hingga saat ini.
Warisan Pangeran Mangkubumi tidak hanya terlihat dari bangunan keraton, tetapi juga dari tradisi dan nilai-nilai yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Yogyakarta.
Dalam sebuah babad Ngayogyokarto diceritakan mengenai kebijaksanaan dan kearifan Sultan Hamengkubuwono I serta kecerdasannya terkait ilmu tata kota dan arsitektur.
Dengan demikian, Pangeran Mangkubumi bukan hanya sekadar pendiri keraton, tetapi juga tokoh yang berkontribusi besar terhadap perkembangan budaya dan sejarah Yogyakarta.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!