SketsaNusantara.id- Makam Sunan Drajat berada di Dusun Drajat, Desa Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Sunan Drajat diketahui berasal dari Kabupaten Gresik dan merupakan putra dari Sunan Ampel atau Raden Rahmat dengan Dewi Candrawati atau Nyai Ageng Manila, serta saudara kandungnya adalah Sunan Bonang.
Sunan Drajat dikenal sebagai sosok ulama yang mempunyai jiwa dan rasa sosial yang begitu tinggi demi kesejahteraan semua lapisan masyarakat.
Ia rajin memberikan pertolongan kepada anak yatim piatu, fakir miskin, dan orang sakit serta memberi perhatian atas beragam masalah sosial.
Sunan Drajat juga tersohor sebagai pencipta tembang dan berperan mendidik serta menyalurkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya pada warga Desa Paciran.
Peninggalannya berupa gamelan berserta peralatan lainnya sampai saat ini masih disimpan dalam museum yanh berada di area sekitar makam Sunan Drajat dilansir SketsaNusantara.id dari Tiktok @my_journey778
Pada bagian depan cungkup makam tertulis ukiran tentang ajaran terkenal dari Sunan Drajat yaitu "Catur Piwulang" yang berisi 4 pesan sosial.
Makam Sunan Drajat buka setiap hari selama 24 jam dengan tidak dipungut biaya apapun, terkecuali tarif untuk parkir.
Selain makam, ada banyak tempat di area petilasan dari Sunan Drajat ini, seperti masjid, museum, hingga pasar yang bisa ditemui saat melewati jalan keluar.
Pasar tersebut menjual berbagai macam oleh-oleh khas Sunan Drajat seperti pakaian, makanan, buah-buahan, pernak-pernik dan masih banyak lagi.
Jadi para pengunjung yang datang tidak akan merasa bosan karena hanya satu tempat satu saja, melainkan ada banyak spot lain.
Setiap harinya, makam Sunan Drajat senantiasa ramai dikunjungi oleh para peziarah, terutama ketika hari libur atau akhir pekan.