SketsaNusantara.id - Sultan Iskandar Muda merupakan raja Aceh yang terkenal akan keberaniannya melawan kedatangan Portugis di Malaka.
Sultan Iskandar Muda merupakan sosok Raja Aceh yang paling berpengaruh selama periode Kesultanan Aceh.
Dilansir SektsaNusantara.id dari acehprov.go.id, Sultan Iskandar Muda memerintah dari tahun 1607 hingga 1636. Jika ditelusuri garis keturunannya, ia masih merupakan keturunan dari Sultan Ali Mughayat Syah.
Di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda, Aceh mencapai puncak kejayaannya.
Saat itu, wilayah kekuasaannya meluas dan reputasinya sebagai pusat perdagangan serta pembelajaran Islam semakin dikenal di kancah internasional.
Sultan Iskandar Muda pernah melancarkan serangan terhadap Portugis, namun serangan tersebut tidak berhasil.
Meskipun demikian, Aceh tetap mempertahankan statusnya sebagai kerajaan yang merdeka.
Sultan Iskandar Muda lahir di Aceh pada 1539 dan wafat pada 27 Desember 1636.
Sultan Iskandar Muda berasal dari garis keturunan yang terhubung dengan dua wilayah bersejarah di Aceh.
Dari pihak ibunya, ia adalah keturunan Raja Darul-Kamal, sementara dari pihak ayahnya, ia merupakan keturunan keluarga Raja Makota Alam.
Kedua wilayah tersebut, yang dulunya berdekatan dan dipisahkan oleh sungai, menjadi cikal bakal Aceh Darussalam.
Sosoknya terkenal karena keteguhan dan keberaniannya dalam melawan ancaman luar, terlebih terhadap serangan dari Portugis di Malaka, meskipun serangan tersebut tidak selalu berhasil.