Ia adalah S. Suhud atau Suhud Sastro Kusumo, anggota Barisan Pelopor yang lahir tahun 1920.
Ia bertugas untuk mengambil bendera merah putih dari atas baki yang dibawa SK Trimurti.
Baca Juga: Akan Ada Kirab Duplikat Bendera Pusaka, Inilah Susunan Upacara Bendera di IKN dengan 2 Skema
Sebelum ditugaskan sebagai pembentang bendera merah putih saat upacara kemerdekaan perdana, Suhud pernah bertugas sebagai penjaga keluarga Soekarno.
Ia bersama Latief Hendraningrat mengikat dan menaikkan bendera merah putih.
Sementara itu, Latief Hendraningrat yang merupakan seorang prajurit menjadi penggerek bendera merah putih.
Ketiga sosok tersebut merupakan pengibar bendera merah putih perdana dalam upacara kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 lalu.
Sementara itu, Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) lahir 1 tahun setelah kemerdekaan Indonesia, yakni tahun 1946.
Lahirnya Paskibraka diprakarsai oleh Husein Mutahar, ajudan Presiden Soekarno yang berpangkat Perwira Angkatan Laut.
Dikutip dari situs Portal Informasi Indonesia, ia menunjuk 5 anak muda di Yogyakarta yang terdiri dari 3 pemudi dan 2 pemuda sebagai petigas pengerek bendera merah putih.
Salah satunya adalah Titik Dewi, pelajar asal Sumatera Barat yang tinggal di Yogyakarta.
Walau Paskibraka baru tercetus pada tahun 1946, namun banyak yang menyebut ketiga tokoh di atas merupakan paskibra pertama di Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!