Jika diartikan keseluruhan, Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti dapat diartikan sebagai "segala bentuk kekuatan jahat dan kesombongan dapat dilenyapkan dengan kasih sayang dan kebijaksanaan".
Atau bisa diartikan sebagai segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.
Semua bentuk sifat angkara murka yang tertanam dalam diri manusia sesungguhnya dapat dihilangkan dengan sifat-sifat baik seperti lemah lembut tapi tegas, kasih sayang tapi tidak pilih kasih dan kebaikan.
Dalam konteks ajaran Sunan Kalijaga, ungkapan ini mengajarkan pentingnya mengendalikan diri dan tidak terprovokasi oleh emosi negatif.
Baca Juga: Bak Serial Avatar, Inilah 4 Elemen Semesta dalam Wayang Kulit Warisan Sunan Kalijaga
Sebab itu kemudian ungkapan Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti menjadi filosofi masyarakat Jawa untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Untuk itu masyarakat Jawa percaya bahwa segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan juga sabar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!