SketsaNusantara.id - Bendera merah putih yang dikibarkan pertama kali pada 17 Agustus 1945 merupakan salah satu benda pusaka milik Republik Indonesia.
Bendera tersebut dijahit oleh istri Presiden Soekarno, Fatmawati dengan menggunakan mesin jahit tangan.
Bendera pusaka tersebut menyimpan sejarah bangsa Indonesia.
Setiap tahunnya, bendera pusaka dikibarkan pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka.
Namun seiring berjalannya waktu, bendera pusaka menjadi rapuh dan lapuk sehingga dibuatlah bendera duplikatnya.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Sekretariat Negara, Bendera Pusaka telah 3 kali mengalami duplikasi.
Baca Juga: Ada Berapa Tingkatan Paskibraka? Pahlawan Muda Pengibar Bendera Pusaka di Hari Kemerdekaan
Atas permintaan Husein Mutahar, mantan ajudan Bung Karno sekaligus Dirjen Udaka Kemdikbud saat itu, dibuatlah duplikat bendera pusaka tahun 1969
Setelah 15 tahun berkibar, Husein Mutahar kembali meminta dibuatkan duplikat kedua karena bendera sebelumnya sudah mulai usang.
Dan terakhir, tahun 2015 dibuat lagi duplikat ketiga bendera pusaka yang mulai dikibarkan pada upacara Kemerdekaan Indonesia ke-70 di Istana Merdeka.
Lantas, bagaimana nasib bendera pusaka yang dijahit oleh Fatmawati?