jelajah

Kembangkan Pesantren Milik Ayah Mertuanya, Kyai di Krapyak Ini Jadi Pencetus dan Pengawal Khitah NU

Sabtu, 27 Juli 2024 | 18:30 WIB
Kyai di Krapyak kembangkan NU (Instagram.com/azimatkalimasada)

SketsaNusantara.id - Berbicara kyai, banyak sekali kyai yang kharismatik dan populer di Indonesia.

Salah satunya adalah kyai yang menjadi pencetus dan pengawal khitah NU ini yang dakwahnya mengutamakan persatuan NU.

Yang merupakan putra dari KH Maksum Ahmad dan Nyai Hj. Nuriyati yang juga salah satu pendiri NU.

Baca Juga: Siapa Kyai Zainal Mustafa? 5 Fakta Ulama dan Pejuang Tasikmalaya yang Menentang Jepang, jadi Inspirasi Ridwan Kamil

Kyai ini bernama KH Ali Maksum yang merupakan ulama besar NU yang lahir di Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Dilansir SketsaNusantara.id dari video akun TikTok @nusantaraulama, kyai atau ulama besar NU ini lahir pada 2 Maret 1915 di tengah gencarnya kaum pembaharu.

Dulunya KH Ali Maksum belajar bersama ayahnya, juga pernah menjadi murid Syekh Dimyati Tremas, di Pacitan.

Ia menjadi menantu KHM Munawwir Krapyak Yogyakarta dan setelah ayah mertuanya wafat, KH Ali Maksum bersama saudara iparnya mengembangkan Pesantren Krapyak.

Baca Juga: Mengenal Seikerei zaman Penjajahan Jepang, Budaya Negeri Matahari yang Ditentang Para Kyai hingga KH Hasyim Asy'ari

Yang mana hingga Pesantren Krapyak ini berhasil berkembang yang padahal perjuangannya ada di masa sulit mulai dari penjajahan Jepang hingga revolusi kemerdekaan, hingga masa berikutnya.

Pada tahun 1955, KH Ali Maksum mulai membangun struktur dan kultural NU di Yogyakarta hingga wilayah lain di Pulau Jawa.

Yang menjadi sasarannya seperti akademisi, pesantren, akademisi, generasi muda, hingga masyarakat pinggiran.

Pada masa transisi Orde Lama ke Orde Baru, ia menjadi pencetus dan pengawal khitah NU 1926.

Yang selanjutnya dipercaya menjadi Rais Aam PBNU (1981-1984) untuk menyelamatkan NU dari kepentingan politik praktis.

Halaman:

Tags

Terkini