Selain menyekutukan Allah SWT, sikap bak sedang rukuk di Seikerei juga menjadi salah satu pertimbangan.
Perbedaan ini menimbukan ketegangan antara para ulama dan Pemerintah Jepang.
Bahkan KH. Hasyim Asy’ari, salah satu ulama yang menolak Seikerei pernah ditangkap.
Pendiri pesantren Tebu Ireng ini bahkan disiksasangat berat hingga salah satu jarinya patah.
Namun sumber lain menyebutkan bahwa setelah Jepang menerima pejelasan terkait Seikerei, ketegangan mulai mereda.
Bahkan dikutip SketsaNusantara id dari situs Buku Kemdikbud, dengan alasan itu akhirnya orang-orang Islam diberi kebebebasan untuk tidak melakukan Seikerei.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!