Pada pasca kemerdekaan, beberapa mantan anggota Hizbullah kemudian bergabung dengan TNI, sementara sebagian lainnya memilih untuk kembali ke masyarakat sipil.
Bahkan beberapa mantan anggota Sabilillah seperti Kartosuwiryo membentuk Darul Islam, sebuah gerakan yang menuntut berdirinya negara Islam di Indonesia
Jadi jika disimpulkan, secara garis besar perbedaan utama antara Hizbullah dan Sabilillah terletak pada latar belakang pembentukan, afiliasi organisasi, strategi perjuangan, wilayah operasi, dan arah perjuangan pasca kemerdekaan.
Namun satu hal yang pasti, gerakan dua laskar ini telah berhasil menyatukan masyarakat untuk bergerak bersama memperjuangkan kemerdekaan RI.***