jelajah

Menhir Maek: Jejak Megalitikum yang Memikat di Sumatera Barat, Leluhur Minangkabau Zaman Prasejarah

Kamis, 25 Juli 2024 | 14:17 WIB
Menhir Maek menjadi jejak sejarah Minangkabau di Sumatera Barat. (X/ @AyamDenLapeeeh.)

Di daerah ini ada sekitar 13 gugus menhir lainnya yang telah didata dan dirawat.

Ini menjadikan Maek sebagai pusat tradisi megalitik di Sumatera Barat.

Baca Juga: Masuk 100 Besar Nominasi ADWI 2024: Desa Wisata di Malang ini Memiliki Air Terjun dan Keragaman Unik Lainnya, Cek Lokasinya di Sini...

Menurut Guru Besar Arkeologi Universitas Andalas, Herwandi, banyaknya menhir di Maek mungkin terkait dengan lokasi pegunungan.

Tradisi megalitik ini juga ditemukan di daerah lain di Pulau Sumatera, seperti Nias di utara dan Sumatera Selatan di selatan.

Selama penggalian, ditemukan variasi dalam cara pemakaman, dengan mayat diletakkan di lubang penguburan dengan kedalaman antara 125 cm hingga 195 cm dari permukaan tanah.

Baca Juga: Contoh Susunan Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI di RT, Ternyata Berbeda dengan Seremoni di Sekolah?

Posisinya ini jika perhatikan dengan saksama mengikuti arah barat laut-tenggara.

Menhir di Maek sering disebut "batu mejan," yang berarti batu nisan. Ini menunjukkan hubungan antara menhir dan budaya Minangkabau.

Beberapa menhir juga dihiasi dengan pola hias tradisional Minangkabau seperti kaluak paku, kacang balimbiang, dan saik galamai.

Baca Juga: Pengerjaan Proyek Renovasi Alun-Alun Jember Masih 16 Persen, Rahman Anda Pastikan Tak Ganggu Gelaran JFC

Situs Menhir Maek tetap menjadi tempat menarik bagi pelancong, pelajar, dan peneliti. Meskipun kunjungan menurun selama pandemi Covid-19, sebelumnya situs ini ramai dikunjungi setiap minggu.

Menhir Maek merupakan bagian penting dari warisan budaya megalitik dan sejarah Minangkabau.***

Halaman:

Tags

Terkini