Seperti layaknya Wali Songo, Kyai Guru menggunakan metode yang sama dalam menyebarkan islam yakni menggunakan metode pendekatan budaya.
Sebab itulah hingga saat ini Kaliwungu dikenal sebgai kota santri di mana ia tinggal di sebuah desa bernama Kampung Pesantren di kecamatan Krajan Kulon kecamatan Kaliwungu.
Di Kampung Pesantren itulah daerah tersebut menjadi daerah yang pertama kali adanya budaya santri yang diajarkan oleh Kyai Guru.
Ajarannya menekankan pentingnya menuntut ilmu, mempraktikkan nilai-nilai spiritual, dan menjaga kerukunan antar umat beragama.
Makam Kyai Guru di Bukit Jabal, Kaliwungu, Kendal kini menjadi destinasi ziarah bagi ribuan peziarah setiap tahunnya, terutama pada perayaan Syawalan.
Masyarakat sangat menghormati Kyai Guru dan menjadikan makamnya sebagai tempat spiritual untuk memanjatkan doa dan mengambil pelajaran dari kehidupannya.***