jelajah

Siapa Sosok Ki Ageng Besari? Mengenal Mahaguru dalam Pendidikan Pesantren yang Melahirkan Tokoh Penting Keislaman dan Pergerakan Nasional

Selasa, 23 Juli 2024 | 13:45 WIB
Makam Ki Ageng Besari (Instagram @ngetrip.madiun.)

SketsaNusantara.id - Ki Ageng Besari merupakan satu dari sekian banyak tokoh penting yang berjasa menyebarkan Islam khususnya di daerah Ponorogo.

Ki Ageng Besari juga dikenal akan keberhasilannya yang memadukan Islam dengan nasionalisme di Indonesia sekitar abad 17-18.

Berdasarkan silsilah keturunannya, Ki Ageng Besari masih berhubungan dengan Raja Brawijaya V yang merupakan Raja Kerajaan Majapahit yang didapatkannya lewat jalur sang Ayah yakni Kiai Anom Besari Caruban.

Baca Juga: Wisata Religi Makam Ki Ronggo Bondowoso: Ada Dua Makam Lainnya yang Tak Kalah Kental dengan Sejarah?

Sementara lewat jalur Ibunya yakni Nyai Anom Besari, nasab keturunannya bersambung hingga Rasulullah SAW melalui garis Sayyidati Fatimah Az-Zahra.

Proses penyebaran Islam yang dilakukan oleh Ki Ageng Besari terfokus di sekitar lereng Gunung Lawu atau lebih tepatnya di Karesidenan Madiun (Pacitan, Ponorogo, dan Madiun).

Pada awalnya,wilayah tersebut diketahui sebagai salah satu kawasan yang menjadi kekuasaan Kerajaan Majapahit dengan penduduknya yang menganut agama Hindu dan Buddha.

Baca Juga: Sejarah Ki Ronggo Bondowoso: Sang Perintis, Membangun dari Hutan Belantara hingga Menjadi Kota Terkenal

Tetapi, lambat laun kekuasaan dari Kerajaan Majapahit semakin menurun serta pengaruh Islam yang masuk, wilayah lereng Gunung Lawu juga ikut terdampak.

Dilansir SketsaNusantara.id dari website jatim.nu.or.id, Ki Ageng Besari juga menjadi tokoh pendiri dari Pesantren Gerbang Tinatar Tegalsari pada awal dibangun pada awal abad ke-17.

Menurut penuturan dari Mbah Kicuk Suparman selaku salah seorang Dzurriyah Tegalsari, ternyata mayoritas pesantren di Jawa didirikan oleh para keturunan dari Tegalsari.

Baca Juga: Mengenal Ki Ronggo Bondowoso, Pemimpin Pertama hingga Jadi Tokoh Penting Terbentuknya Kota Tapai di Jawa Timur

Pondok pesantren tersebut diantaranya adalah Lirboyo, Ploso, Jampes, Tremas, dan lain sebagainya yang terhitung masih berhubungan dengan garis keturunan Tegalsari.

Ki Ageng Besari tersebut juga membangun Pesantren Tegalsari di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada abad ke-18.

Halaman:

Tags

Terkini