Resolusi tersebut berisi fatwa yang menyatakan umat islam wajib berjihad melawan penjajah yang kemudian menjadi dasar bagi perjuangan rakyat, terutama di Surabaya, yang kemudian dikenal sebagai Pertempuran 10 November.
Selain itu, KH Hasyim Asy'ari juga banyak menulis buku. Karya-karyanya meliputi berbagai aspek ajaran Islam, seperti akidah, fiqh, dan tasawuf.
KH Hasyim Asy'ari wafat pada tanggal 25 Juli 1947 di Jombang. Warisan beliau, baik dalam bentuk pesantren maupun organisasi NU, terus berlanjut dan memberikan pengaruh yang besar dalam kehidupan keagamaan dan sosial di Indonesia.
Dedikasinya yang luar biasa dalam pendidikan dan perjuangan, KH Hasyim Asy'ari tidak hanya diingat sebagai seorang ulama besar, tetapi jadi teladan sebagai pahlawan nasional yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi bangsa dan negara.***