SketsaNusantara.id - KH Hasyim Asy'ari, pendiri Pesantren Tebuireng dan salah satu tokoh besar dalam sejarah Islam di Indonesia.
KH Hasyim Asy’ari memiliki kisah hidup yang penuh dengan teladan, termasuk dalam hal pernikahan.
Meski beberapa sumber menyebut ia memiliki tujuh istri, mayoritas literatur mencatat hanya lima istri.
Dari istri-istrinya, dua di antaranya diketahui memiliki keturunan yang melanjutkan perjuangan KH Hasyim Asy'ari, yakni Nyai Nafiqoh dari Sewulan dan Nyai Masruroh dari Kapurejo.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Suara Tebuireng, berikut adalah perincian mengenai istri-istri KH Hasyim Asy'ari.
1. Khodijah
Khodijah adalah putri dari seorang kiai di Siwalanpanji. KH Hasyim Asy'ari menikahi Khodijah setelah menyelesaikan pendidikannya di pesantren dan dinikahkan oleh Kiai Yakub.
Mereka memiliki seorang putra bernama Abdulloh yang lahir di Mekah, namun Abdulloh meninggal di usia muda.
Khodijah meninggal di Mekah setelah sekitar dua tahun pernikahan.
2. Nafisah
Nafisah adalah putri dari keluarga Siwalanpanji.
Setelah Khodijah meninggal, KH Hasyim Asy'ari menikahi Nafisah. Pernikahan ini terjadi setelah KH Hasyim Asy'ari kembali dari Mekah.