SketsaNusantara.id - KH Hasyim Asy'ari ialah salah satu tokoh penting dalam berdirinya organisasi besar Islam di Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama (NU).
Peran KH Hasyim Asy'ari pada awal berdirinya NU diketahui melaksanakan sholat Istikharah untuk meminta petunjuk dari Allah SWT agar bisa membuat keputusan yang benar.
Akhirnya petunjuk itu bisa didapatkan melalui perantara Syekh Kholil Bangkalan, bahwa ia melihat sebuah tongkat dan tasbih yang diberikan kepada KH Hasyim Asy'ari sebagai tanda berdirinya NU.
Selain itu, ada sebuah kisah yang menceritakan keajaiban ketika ibunya, yakni Nyai Halimah saat sedang hamil Hasyim bermimpi melihat bulan di langit yang jatuh tepat ke dalam kandungannya.
Hal tersebut langsung dinilai sebagai sebuah pertanda bahwa anak yang dikandungnya tersebut kelak akan menjadi seseorang yang hebat dan berpengaruh.
KH Hasyim Asy'ari juga diketahui masih mempunyai nasab keturunan yang bersambung kepada Nabi Muhammad SAW.
Dilansir SketsaNusantara.id dari website nu.or.id, nasab tersebut didapatkan dari kedua orang tuanya yang masih dalam garis keturunan Sunan Giri atau Ainul Yaqin yang memiliki putra Jaka Tingkir.
Sementara itu, orang tua dari Sunan Giri yakni ibunya Dewi Sekardadu adalah putri Raja Blambangan dan ayahnya Syekh Maulana Ishaq Al-Maghribi.
Mulai dari sinilah nasab KH Hasyim Asy'ari sudah terlihat dan menyambung ke Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Siapa Guru KH Hasyim Asy’ari? Pernah Juga Berguru saat Pesantren di Kota Makkah, Arab Saudi
Syekh Maulana Ishaq Al-Maghribi adalah seorang Sayyid atau keturunan Nabi Muhammas SAW melalui jalur Husein bin Ali bin Abi Thalib R.A.
Ali bin Abi Thalib R.A merupakan suami dari putri Nabi Muhammad SAW yakni Fatimah Az-Zahra R.A.