SketsaNusantara.id - Kerajaan Singasari atau dalam bahasa Jawa ditulis Singosari yaitu adalah salah satu kerajaan bercorak Hindu Buddha.
Kejayaan dari Kerajaan Singasari dimulai dari tahun 1272-1292 M yang dipimpin oleh Raja Kertanegara.
Pada saat itu, Kerajaan Singasari menguasai beberapa wilayah seperti sebagian Kalimantan dan Sumatera, Sunda, serta Bali.
Baca Juga: 3 Keistimewaan Ken Dedes, Ratu Pertama Kerajaan Singasari yang Terkenal Sebagai Ibu Para Raja Jawa
Lokasi dari Kerajaan Singasari diperkirakan terletak di Malang, Jawa Timur dan didirikan oleh Ken Arok.
Diketahui, lokasi dari Kerajaan Singasari berada di Sungai Brantas, Jawa Timur yang sekarang terletak di Kota Malang. Pusat dari pemerintahan dari kerajaan ini adalah di bagian timur Kota Malang.
Dilansir dari kanal YouTube Kingdom Theory oleh SketsaNusantara.id, sebelum Singasari menjadi sebuah kerajaan, awalnya daerah tersebut bernama Tumapel. Tumapel adalah bagian dari kekuasaan Kerajaan Kediri.
Awal mulanya dari kerajaan ini yaitu terjadi perselisihan antara Raja Kertajaya dari Kerajaan Kediri serta para Brahmana hingga berujung pada Peristiwa Ganter yang merupakan pemberontakan pemimpin Tumapel yang diminta Brahmana terhadap sang raja.
Menurut Prasasti Kudadu, nama formal dari Singosari adalah Tumapel yang didirikan pada tahun 1222 berdasarkan Kertanegara. Ibu kota dari Tumapel sendiri adalah Koetaradja.
Pada tahun 1253 M, Raja Wisnuwardhana mengangkat Kertanegara yaitu putranya untuk menjadi raja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singasari. Akhirnya, ibu kota yang bernama Singasari itu menjadi terkenal daripada Tumapel.
Diketahui, nama Tumapel juga muncul dalam cerita Cina dari Dinasti Yuan dengan nama ejaan Tumapan.***