jelajah

Sosok Damarwulan yang Sering Dipentaskan dalam Janger Banyuwangi, Musuh Minak Jinggo yang Jadi Raja Majapahit?

Sabtu, 20 Juli 2024 | 16:00 WIB
Ilustrasi sosok Damarwulan (Freepik)

 

SketsaNusantara.id - Janger Banyuwangi adalah salah satu seni pertunjukan yang menggabungkan tari tradisional dengan olah peran.

Janger Banyuwangi dianggap sebagai kesenian hibrida yang menggabungkan seni musik, kostum dan tari dari budaya Bali dengan lakon dan bahasa dari budaya Jawa.

Lakon yang dibawakan sering kali diambil dari serat Damarwulan yang konon ditulis menjelang runtuhnya Majapahit.

Baca Juga: Cuman di Banyuwangi, Ada Tradisi Berdandan Seperti Kerbau Tiap Malam 10 Suro: Kebo-keboan Upacara Syukuran Hasil Panen

Sehingga seringkali Janger Banyuwangi ini disebut sebagai kesenian Damarwulan oleh masyarakat setempat.

Damarwulan juga menjadi salah satu lakon yang sering dibawakan, menceritakan tentang seorang pemuda tampan yang membunuh pahlawan Blambangan, Minak Jinggo.

Lakon ini tak lepas dari legenda cinta segitiga antara Minak Jinggo, Damarwulan dan Ratu Kencana Wungu.

Baca Juga: Siapa Eyang Bancolono? Disebut Senopati Terakhir Majapahit yang Berkaitan Erat dengan Gunung Lawu

Lantas siapakah sosok Damarwulan yang sebenarnya hingga namanya cukup melekat di hati masyarakat Banyuwangi?

Dari kisah tutur yang beredar, Damarwulan konon adalah pria tampan sakti mendraguna yang berhasil membunuh Minak Jinggo.

Ia membunuh Minak Jinggo atas permintaan Ratu Kencana Wungu yang tak lain adalah pemimpin Majapahit kala itu.

Baca Juga: 12 Titik Lemah Abang Warisan Syekh Siti Jenar dari Banten hingga Banyuwangi, Pusat Gerakan Islam Progresif

Damarwulan dibantu selir-selir MInak Jinggo, membunuh pemimpin Blambangan tersebut dengan pusaka milik Minak Jinggo.

Halaman:

Tags

Terkini