Bola api itu bergulung-gulung dan terbang ke berbagai arah khususnya para pembunuh yang semuanya tidak luput dari kejaran api yang nenyembur dari makam.
Para pembunuh bayaran itupun mati satu demi satu dan hangus terbakar sampai tidak tersisa.
Sekarang, jejak Habib Ali bin Abu Bakar Al Hamid adalah makamnya dan ikon patung laki-laki yang memakai sorban dan jubah sampai kudanya yang semuanya berwarna putih yang melambangkan Sang Habib.
Makam Habib Ali bin Abu Bakat Al Hamid terletak tidak jauh dari selat yang menghubungkan Klungkung dan Nusa Penida.
Desa Kusamba sendiri berada di Jalan Raya antara Klungkung dan Karangasem atau Amplapura yang dekat dengan Goalawah.***