2. Suara adzan terdengar hingga Demak
Salah satu legenda yang menyelimuti masjid Gholo adalah suara adzannnya.
Alkisah, saat itu yang menjadi muadzin adalah Syekh Domba.
Konon setiap kali adzan, suara Syekh Domba bisa terdengar hingga ke Demak.
Baca Juga: Berdiri Kokoh Selama Ratusan Tahun, Sejarah Panjang Masjid Raya Baiturrahman Aceh Ini Gak Main-main
Bahkan suara adzan Syekh Domba ini mengganggu beberapa Wali Songo yang berkumpul di Masjid Agung Demak.
3. Dipindah dari atas bukit
Salah satu cerita rakyat yang berkembang tentang masjid ini adalah kisah ‘pindahnya’ Masjid Gholo.
Dikutip dari situs Kebudayaan Kemendikbud, semula Masjid Gholo dibangun oleh Ki Ageng Pandanaran di atas bukit Jabalkat.
Beberapa Wali Songo yang khawatir suara adzan Masjid Gholo menyaingi suara adzan Masjid Agung Demak akhirnya meminta Sunan Kalijaga memindahkan masjid tersebut dengan cara melemparkan goloknya.
Lokasi jatuhnya golok Sunan Kalijaga inilah yang menjadi lokasi masjid Gholo saat ini yakni di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Klaten.
Masjid Gholo hingga saat ini menjadi salah satu spot wisata religi di Jawa Tengah.***