jelajah

Dari Umpatan Jadi Simbol Toleransi, Kuliner Favorit Sunan Kudus Ini Punya Sejarah Unik

Sabtu, 13 Juli 2024 | 13:04 WIB
Kuliner kesukaan Sunan Kudus Wali Songo. (Instagram @makan.jateng)

SketsaNUsantara.id - Nasi Jangkrik menjadi sajian kuliner khas Kudus yang memiliki sejarah unik.

Nama jangkrik sendiri tidak merujuk pada serangga berkaki empat dengan bunyi krik... krik...

Penamaan Nasi Jangkrik di Kudus, Jawa Tengah justru bermula dari 'umpatan'.

Baca Juga: Jadi Kesukaan Sunan Muria, Intip Kuliner Khas Kudus yang Muncul 1 Tahun Sekali, Wali Songo Ini Doyan Makan Sehat?

Namun, 'umpatan' yang satu ini tidak berkonotasi negatif. Tapi bermaksud untuk memuji secara ugal ugalan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman visitjawatengah.jatengprov.go.id, Nasi Jangkrik memiliki kisah yang tak biasa.

Suatu hari Kiai Telingsing bersama Sunan Kudus dan wali lainnya berkumpul di tajug Menara Kudus.

Baca Juga: Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan, Cari Menu Sarapan Legend Khas Demak Wajib Coba Kuliner Ini, Bikin Nostalgia

Saat itu, Istri Sunan Kudus sedang memasak menu yang sangat lezat. Saking nikmatnya, ada yang nyeletuk "Jangkrik! masakan opo iki kok enak pol!" (Jangkrik! masakan apa ini kok enak banget).

Dari sanalah istilah nasi jangkrik digunakan sampai saat ini.

Nasi Jangkrik sendiri berisi nasi dengan lauk daging kambing atau kerbau yang dipotong dadu.

Baca Juga: Punya Rasa Sambal yang Khas, Kuliner di Banyuwangi ini Memberikan Sensasi Seperti Tertampar Ketika Makan

Daging tersebut kemudian diguyur dengan kuah santan yang lezat. Daging yang empuk dan bumbu yang meresap, membuat sajian yang istimewa.

Dahulu, nasi jangkrik dihidangkan dengan daun jati. Porsinyapun tidak banyak, seperti nasi kucing atau nasi kepal.

Halaman:

Tags

Terkini