Tetapi, dalam keadaan yang mendesak bisa berubah menjadi kaku seperti keripik (mendoan dalam versi kering) yang jika diajak berselisih, seakan-akan diajak remuk bersama.
Filosofi ini ada kaitannya dengan tekad pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan Indonesia, apalagi ada banyak tokoh penting yang berasal dari daerah Banyumas.***