Wali Songo bernama asli Raden Rahmat ini mendirikan pusat pendidikan atau pesanten di wilayah Surabaya.
Berawal dari sebuah langgar kecil di wilayah Ampeldenta, Sunan Ampel kemudian mendirikan pesantren yang kelak menjadi ‘sekolah’ bagi Wali Songo lainnya.
Baca Juga: Cara Dakwah Sunan Muria: Sang Penyebar Islam di Gunung Muria dengan Kesenian dan Kebudayaan
Menariknya, saat awal berdakwah, Sunan Ampel membuat kerajinan dari akar tumbuh-tumbuhan dan anyaman rotan yang berbentuk kipas.
Selain bisa menyejukkan, kipas ini juga bisa mengobati demam dan batuk.
Sunan Ampel pun membagi-bagikan kipas tersebut pada masyarakat dengan ‘mahar’ berupa kalimat syahadat.***