SketsaNusantara.id - Hampir sebagian besar masyarakat di Indonesia khususnya di Jawa menganggap bahwa malam 1 Suro begitu sakral.
Malam 1 Suro yang juga bertepatan dengan malam 1 Muharram identik dengan ritual khusus memohon berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.
Sederet tradisi unik yang sudah turun temurun digelar di beberapa daerah untuk menandai datangnya bulan Suro atau bulan Muharram dalam penanggalan Hijriah.
Salah satu tradisi unik tersebut ada di Desa Traji, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Setiap malam 1 Suro Kepala Desa di daerah ini harus dan wajib menikah lagi, wow menarik bukan?
Tunggu dulu, menikah yang dimaksud bukan dengan istri baru ya! Melainkan menikah dengan istri yang sama, istri sahnya.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Youtube Masanun Riding tradisi unik ini dinamakan sebagai Suran Manten Lurah Traji.
Suran Manten Lurah Traji merupakan salah satu tradisi yang sudah turun temurun di Desa Traji, Parakan, Temanggung.
Di sini Kepala Desa dan istri didandani layaknya seorang pengantin untuk diarak dari Balai Desa menuju Sendhang yang bernama Sidukun.
Di Sendhang Sidukun Nganten Lurah Traji tadi akan mengikuti sederet ritual seperti doa bersama dan ditutup dengan berebut gunungan hasil bumi.
Layaknya seorang manten, dalam arak-arakan tersebut sejumlah perangkat desa dan masyarakat berbaris menggunakan baskap khas adat Jawa.
Tradisi Suran Manten Lurah Traji ini tak luput dari legenda dari desa tersebut.