jelajah

Kepala Desa Wajib Nikah 1 Tahun Sekali, Tradisi Unik Malam 1 Suro Warga Temanggung, Konon Bikin Awet Muda

Sabtu, 6 Juli 2024 | 14:42 WIB
Ilustrasi Suran Manten Lurah Traji, tradisi unik warga Temanggung (instagram/@pengantinjawa)

SketsaNusantara.id - Hampir sebagian besar masyarakat di Indonesia khususnya di Jawa menganggap bahwa malam 1 Suro begitu sakral.

Malam 1 Suro yang juga bertepatan dengan malam 1 Muharram identik dengan ritual khusus memohon berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Sederet tradisi unik yang sudah turun temurun digelar di beberapa daerah untuk menandai datangnya bulan Suro atau bulan Muharram dalam penanggalan Hijriah.

Salah satu tradisi unik tersebut ada di Desa Traji, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Baca Juga: Lettu Fardhana Disebut Cuma Numpang Tenar Usai Putus Hubungan dengan Ayu Ting Ting, Singgung Harga Diri

Setiap malam 1 Suro Kepala Desa di daerah ini harus dan wajib menikah lagi, wow menarik bukan?

Tunggu dulu, menikah yang dimaksud bukan dengan istri baru ya! Melainkan menikah dengan istri yang sama, istri sahnya.

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Youtube Masanun Riding tradisi unik ini dinamakan sebagai Suran Manten Lurah Traji.

Suran Manten Lurah Traji merupakan salah satu tradisi yang sudah turun temurun di Desa Traji, Parakan, Temanggung.

Di sini Kepala Desa dan istri didandani layaknya seorang pengantin untuk diarak dari Balai Desa menuju Sendhang yang bernama Sidukun.

Baca Juga: Dijamin Gak Bakal Bosen, Cuma di Fakfak, Papua Barat Kamu Bisa Nikmatin Air Terjun Langsung ke Lautan!

Di Sendhang Sidukun Nganten Lurah Traji tadi akan mengikuti sederet ritual seperti doa bersama dan ditutup dengan berebut gunungan hasil bumi.

Layaknya seorang manten, dalam arak-arakan tersebut  sejumlah perangkat desa dan masyarakat berbaris menggunakan baskap khas adat Jawa.

Tradisi Suran Manten Lurah Traji ini tak luput dari legenda dari desa tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini