Hampir kurang lebih lima abad, kuliner satu ini masih bertahan. Sampai kerap muncul saat acara hajatan.
Kuliner tersebut dikenal dengan nama caos dahar rorogending yang berasal dari Kelurahan Kadilangu, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Wilayah tersebut masih mempertahankan resep dan budaya khas kegemaran Sunan Kalijaga.
Biasanya kuliner caos dahar rorogending ini disajikan untuk tamu agung sampai acara hajatan, seperti dalam tayangan YouTube @duamatapantura.
Kuliner khas Demak ini memiliki falsafah yang cukup unik. Seperti sayur bening yang disajikan.
Sayur bening itu terbuat dari daun kelor yang memiliki makna untuk tolak bala. Ditambah dengan urap daun mengkudu.
Sajian itu bermakna urip atau hidup. Dilanjut dengan sayur bumbu trancam, yang bertujuan untuk harapan tergapainya cita-cita penikmatnya.
Adapun sejain lauk dari caos dahar yang disajikan. Seperti ayam jago bakar, ikan lele bakar, dan ikan asin bakar diberi bumbu pedas.
Sajian di atas juga memiliki makna bagi pria di Kabupaten Demak. Maknanya adalah kesederhanaan laki-laki yang harus bekerja keras.
Beberapa kudapan di atas ditata di atas nasi golong. Nasi golong itu harus berjumlah sembilan.
Kemudian disajikan di dalam wadah tampah yang terbuat dari bambu. Sehingga lebih tampak autentik.