Penyebaran Islam di Tanah Jawa sudah ada sebelum wali songo, juga tercantum dalam literatur tertua “Sajarah Banten” tahun 1662 atau 1663.
Dalam literatur tadi disebutkan tentang keberadaan seorang putri dari Leran bernama Putri Suwari dari yang ditunangkan dengan raja terakhir dari Majapahit.
Yang jelas, para ahli sejarah menyimpulkan bahwa Siti Fatimah binti Maimun disebut-sebut sebagai tokoh kunci proses Islamisasi di tanah Jawa.
Ia hidup sebelum era wali songo dan mampu menembus dinding kerajaan Majapahit. Metode dakwah dilakukan sambil berdagang.
Sepeninggal Fatimah binti Maimun, baru proses islamisasi jawa dilanjutkan oleh wali songo yang didukung dengan perubahan politik pada akhir masa Majapahit.
BPCB Jatim memang menyampaikan bahwa tradisi lisan yang menyebutkan hubungan antara Siti Fatimah binti Maimun dengan Raja Brawijaya dari Majapahit memang belum bisa dibuktikan.
Tapi dari kisah tersebut terdapat nilai-nilai yang dapat dimaknai sebagai sebuah upaya emansipasi perempuan pada masanya.***