jelajah

Prasasti Muktisari dan Kranjingan Ditemukan Berangka Tahun 989 Saka, Bukti Peradaban di Jember Lebih Tua dari Majapahit?!

Kamis, 4 Juli 2024 | 12:12 WIB
Ilustrasi diketemukannya Prasasti Muktisari dan Prasasti Kranjingan di Jember yang berangka tahun jauh sebelum era Kerajaan Majapahit. (freepik/Ai-generated)

Bila diperhatikan, Aksara Ra dan Ja karakter hurufnya standar. Sehingga kemungkinan merujuk pada peradaban yang sangat tua.

"Sementara aksara yang berasal dari peradaban lebih muda biasanya semakin digayakan," terang

Andi Muhammad Said.

Baca Juga: Mengenal Prasasti Tukmas Peninggalan Ratu Jay Shima, Bukti Luasnya Wilayah Kerajaan Kalingga

Walau belum bisa mengartikan kata yang tertulis dalam batu tersebut, Tim BPCP Jatim bisa memastikan tulisan tersebut sebagai aksara jawa kuno atau huruf kawi.

Prasasti Kranjingan

Prasasti Kranjingan tertulis dalam sebuah bongkahan batu berdiameter sekitar 30 cm dengan tekstur yang yang tidak begitu rata.

Hal ini menjadi penyebab sedikit menyulitkan Tim BPCB Jatim dalam melakukan pembacaan Prasasti Kranjingan.

Baca Juga: Bak Atlantis, Kerajaan Demak 'Hilang' tanpa Sisa? Inilah 2 Pusaka Terakhir Peninggalan Kerajaan Islam Pertama di Jawa

Prasasti Kranjingan bertuliskan huruf Jawa Kuno yang terdiri dari lima baris. Tim BPCB Jatim membacanya sebagai berikut;

Sang Ma ru ca na. 
Ma rwa bu mang
Caa na ra ta k
Ha ta dam gag

989

Tim BPCB Jatim mengakui masih perlu mempelajari lebih lanjut untuk mendapatkan arti yang lebih lengkap atas Prasasti Kranjingan. 

Baca Juga: Bukan Majapahit, Tome Pires, Penjelajah Portugis Terpukau, Kerajaan di Jawa Ini Memiliki Istana dan Berbagai Perlengkapan Bersepuh Emas

Namun, baris pertama Sang Marucana kemungkinan besar adalah nama orang. Melihat kebiasaan Jawa Kuno, kata Sang biasanya diikuti sebuah nama orang.

Halaman:

Tags

Terkini