SketsaNusantara.id - Tahukan kamu bahwa di Bali pernah berdiri sebuah kerajaan besar bernama Kerajaan Gelgel?
Konon Kerajaan Gelgel menjadi salah satu kerajaan terbesar di Nusantara dengan luas kekuasaan yang mencapai hingga Bali, Lombok dan Sumbawa sehingga menjadi salah satu kerajaan penting yang menjadi pilar Nusantara.
Kerajaan Gelgel merupakan salah satu kerajaan Hindu terkemuka di Bali pada abad ke-16 dan ke-17. Kerajaan ini dianggap sebagai puncak kejayaan sejarah Bali dan menjadi bukti akan kebesaran peradaban Bali masa lampau.
Ternyata sejarah mencatat bahwa Kerajaan Gelgel terinspirasi dari berdirinya Kerajaan Majapahit yang merupakan perpaduan dari Hindu Bali dan Bali Aga, seperti yang dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube TaksakaSeta.
Kerajaan Gelgel pada akhirnya kemudian menjadi kerajaan bawahan Majapahit sehingga sistem pemerintahannya menerapkan sistem pemerintahan yang ada di Jawa.
Sejarah Berdirinya
Kerajaan Gelgel berdiri setelah jatuhnya Kerajaan Majapahit di Jawa pada abad ke-15. Banyak bangsawan dan petinggi Majapahit yang melarikan diri ke Bali dan mendirikan kerajaan-kerajaan baru, termasuk Gelgel
Dewa Agung Jambe mendirikan Kerajaan Gelgel, ia merupakan raja pertama Gelgel yang juga merupakan seorang bangsawan Majapahit
Seperti yang tertulis dalam Babad Dalem, pada tahun 1343, Bali jatuh dalam kekuasaan Kerajaan Majapahit sehingga diangkatlah seorang keturunan Sri Kresna yang yang merupakan keturunan seorang brahmana dari Kediri sebagai penguasa Bali.
Baca Juga: Mengenal Prasasti Tukmas Peninggalan Ratu Jay Shima, Bukti Luasnya Wilayah Kerajaan Kalingga
Kerajaan Gelgel pada tahun 1383 kemudian resmi berdiri dengan Ida I Dewa Ketut Angulesir sebagai raja pertama. Raja tersebut kemudian diberi gelar Dalem Ketut Smara Kapakisan (1383-1458).
Masa Kejayaan
Pada tahun 1458-1550 Dalem Waturenggong (1458-1550) berkuasa, Kerajaan Majapahit runtuh, sehingga dengan demikian Kerajaan Gelgel berstatus bukan lagi sebagai negeri bawahan Majapahit.