Berkaitan dengan pusaka Sunan Kalijaga yang disebut Rompi Ontokusumo, bisa melawan pagebluk atau wabah penyakit.
Berikut ini kisah sejarah kehebatan atau kesaktian Rompo Ontokusumo milik Sunan Kalijaga.
Bermula, Sunan Kalijaga bertemu dengan gurunya, Sunan Bonang yang ada di Kerajaan Demak Bintoro. Di sini lah awal mula terciptanya Rompi Ontokusumo.
Setelah Sunan Kalijaga bertafakur dan meminta petunjuk kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk mengatasi wabah pagebluk, ia dapat sebuah rompi dari Sunan Bonang.
Awalnya Sunan Bonang mendapat inspirasi untuk mencari kulit kambing sebagai bahan utama pembuatan Rompi Ontokusumo.
"Tentunya bukan kambing sembarangan. Dari kulit kambing itu sama Sunan Bonang dirajah (seni menulis syair Bahasa Arab)," ujar Om Hao.
Sunan Bonang merajah kulit kambing dengan syair tulisan Bahasa Arab atau dengan ayat-ayat suci Al-Quran.
Selain itu ada tulisan doa-doa memohon perlindungan kepada Allah hingga tulisan Asmaul Husna.
Setelah rompi dari kulit kambing itu jadi, oleh Sunan Bonang dicoba namun tidak muat di tubuhnya.
Bukan hanya Sunan Bonang, tokoh Wali Songo yang ada di Demak Bintoro pun ikut mencobanya, namun tidak ada yang pas atau muat.
"Ada yang kebesaran, kekecilan, nggak muat sama sekali. Sampai akhirnya dicoba Sunan Kalijaga dan Rompi Ontokusumo ini pas," kata Om Hao.