Mereka adalah hasil akulturasi antara suku Jawa dan Sunda. Bahasa dan budaya mereka sangat dekat dengan orang Jawa di Brebes dan Tegal, namun mereka digolongkan sebagai suku bangsa tersendiri.
Masyarakat Cirebon Dermayon mayoritas beragama Islam dan melestarikan kebudayaan luhur Kesultanan Cirebon.
6. Jawa Banten
Masyarakat Jawa Banten tinggal di wilayah utara Provinsi Banten seperti Serang, Cilegon, dan Karawang.
Baca Juga: Gapura di Mojokerto Diapit 2 Pohon Beringin: Jadi Pintu Masuk Kediaman Gajah Mada?
Mereka menggunakan bahasa Jawa Banten atau Jawa Serang, dan sangat patuh pada Kiai dan ulama, pewaris Kesultanan Banten.
7. Jawa Pesisir
Masyarakat Jawa Pesisir tinggal di wilayah pesisir utara Jawa, mulai dari Pemalang, Pekalongan, Semarang, Pati, Tuban, Lamongan, hingga Gresik.
Wilayah ini sering disebut daerah santri karena hampir 100% penduduknya adalah Muslim Ahlussunnah Wal Jamaah.
Kultur pesantren dan Kiai sangat mempengaruhi kehidupan mereka.
8. Jawa Mataraman
Wilayah Jawa Mataraman meliputi Karesidenan Kedu (Magelang), Daerah Istimewa Yogyakarta, Karesidenan Surakarta, Madiun, Bojonegoro, Jombang, dan Kediri.
Mayoritas masyarakatnya beragama Islam, meskipun tidak sekuat daerah santri, dan ada pula yang menganut Kristen, Katolik, atau Hindu.
Mereka masih terpengaruh kuat oleh kebudayaan Kerajaan Mataram Islam.