jelajah

Siapa Bilang Peradaban Jawa Menindas Perempuan?! Ternyata ada 8 Ratu yang Pernah Menjadi Penguasa di Tanah Jawa

Sabtu, 29 Juni 2024 | 16:22 WIB
Sejarah mencatat sedikinya terdapat 8 perempuan yang sukses menjadi ratu di Tanah Jawa. (freepik/AI)

Serat Pararaton mencatat Tribhuwana Wijayatunggadewi menikah dengan Cakradhara alias Bhre Tumapel yang memenangkan sayembara adu kesaktian.

Pernikahannya dengan Bhre Tumapel, Tribhuwana Wijayatunggadewi melahirkan putra bernama Hayam Wuruk yang  dikenal membawa Majapahit di puncak kejayaannya.

6. Sri Suhita

Baca Juga: Misteri Usia Sunan Kalijaga hingga Dimakamkan di Demak, Wali Songo yang Hidup di 4 Masa Kerajaan Nusantara

Sri Suhita menjadi Ratu Majapahit yang keenam kurun waktu 1429 hingga 1447 berdasarkan catatan Kronik China dari Kuil Sam Po Kong.

Sri Suhita merupakan putri pasangan Wikramawardhana dan Bhre Daha II (Putri Bhre Wirabumi).

7. Mahisa Suramardini Warmandewi

Mahisa Suramardini Warmandewi adalah putri tertua Demawarman IV, Raja Salakanagara yang memerintah kurun waktu 238 sampai dengan 252.

Baca Juga: Sudah Sampai Malaka, Sunan Kalijaga Malah Dilarang ke Mekkah untuk Naik Haji, Dampak Runtuhnya Kerajaan Majapahit?

Mahisa Suramardini Warmandewi menikah dengan Dewawarman V yang menjadi raja di Salakanagara tahun 242 sampai dengan 276.

Dikisahkan setelah Dewawarman meninggal di tangan bajak laut, Mahisa Suramardini Warmandewi menjadi ratu menggantikan suaminya.

8. Sphatikarnawa Warmandewi

Sphatikarnawa Warmandewi adalah putri sulung Dewawarman VII, Raja Salakanagara alias Uungkulon yang memerintah tahun 308 sampai dengan 340.

Baca Juga: 6 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Masih Kokoh Berdiri Hingga Saat Ini, Cocok Banget Buat Destinasi Wisata Kamu, Yuk Kunjungi!

Sphatikarnawa Warmandewi sendiri menjadi Raja Ujung Kulon kurun waktu 308 sampai dengan 340 dan berhasil membawa puncak kejayaan Salakanagara.

Halaman:

Tags

Terkini