• Ilkhanate yang menguasai wilayah Persia dan Timur Tengah
• Chagatai yang kuasai India Utara
• Dinasti Yuan yang merupakan ke-Khan-an China.
Setelah Genghis Khan wafat, empat faksi ke-Khan-an Mongol ini masih terus perluas wilayah, terutama Dinasti Yuan dibawah kepemimpinan Kubilai Khan yang merupakan cucu dari Genghis Khan.
Latar belakang invasi Mongol ke Jawa
Setelah menaklukkan China dan menjadi penguasa disana, maka Mongol membentuk sebuah kedinastian bernama Dinasti Yuan.
Sebab itu pula secara otomatis Kubilai Khan memegang jalur perdagangan China dimana salah satunya adalah Jawa.
Sementara Jawa pada saat itu sedang dikuasai oleh Kerajaan Tumapel, kerajaan yang kita kenal sebagai Singhasari. Sebuah kerajaan kuat yang menguasai Jawa dan memiliki pengaruh kuat di pesisir timur Sumatera dan bagian selatan Kalimantan.
Secara otomatis, dengan kekuatan yang begitu besar maka Singhasari menjadi satu kerajaan yang menguasai jalur perdagangan di Jawa dan aktif melakukan perdagangan internasional, terutama dengan India dan China.
Setelah China jatuh ke tangan Mongol maka secara otomatis jalur perdagangan China diambil alih oleh Mongol
Dari sinilah kemudian Kubilai Khan tertarik dengan Jawa apalagi saat itu Jawa merupakan exportir beberapa komoditas penting seperti rempah-rempah, beras hingga pewarna alami.
Baca Juga: Voice of Baceprot akan Jadi Band Pertama Indonesia di Glastonbury, Panggung Musik Bergengsi Dunia
Untuk itu Kubilai Khan mengirimkan banyak utusan ke Jawa hingga 4 kali untuk menyampaikan pesan Mongol di bawah kepemimpinan Kubilai Khan agar Jawa segera menyerah dan tunduk dibawah kekuasaan Mongol.