SketsaNusantara.id - Plat nomor kendaraan di Indonesia, yang biasa kita lihat sehari-hari, ternyata menyimpan sejarah panjang dan menarik yang berakar dari masa penjajahan kolonial.
Plat nomor atau tanda nomor kendaraan bermotor adalah kode yang mengandung angka dan huruf acak untuk mengidentifikasi jenis dan asal wilayah kendaraan.
Huruf paling kiri menandakan kode wilayah, sementara angka dan huruf di bagian tengah dan kanan menandakan nomor registrasi kendaraan.
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana sejarah kode plat nomor di Indonesia?
SketsaIndonesia.id melanasir dari akun TikTok Steevemuntu, sejarahnya dimulai pada awal tahun 1800-an, tepatnya pada masa kolonial ketika Indonesia berada di bawah kekuasaan Belanda dan Inggris.
Pada tahun 1811, tentara Inggris datang ke Indonesia dengan misi untuk merebut wilayah dari tangan Belanda.
Pada saat itu, Inggris mengirim 26 batalyon tentara untuk melaksanakan misi tersebut.
Setiap batalyon tentara Inggris diberikan kode huruf mulai dari A hingga Z untuk memudahkan identifikasi.
Misalnya, wilayah Batavia (sekarang Jakarta) ditandai dengan huruf B karena berhasil direbut oleh Batalyon B.
Dengan demikian, kendaraan di wilayah Batavia diberi tanda huruf B agar mudah dikenali.
Sementara itu, Batalyon A menduduki wilayah Banten, sehingga kendaraan dari Banten diberi tanda huruf A.
Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, ditandai dengan huruf L karena direbut oleh Batalyon L, sedangkan Madura diberi kode huruf M.