Dusun Bokong Duwur dan Bokong Ngisor berada di Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
"Bokong" dalam bahasa Jawa berarti pantat.
Nama kedua dusun ini berasal dari kisah ditemukannya mayat-mayat yang mengambang di Sungai Brantas dengan pantat terlihat.
Namun, kebenaran cerita ini masih perlu ditelusuri lebih lanjut.
3. Dusun Koplak, Sleman
Dusun Koplak terletak di Desa Umbul Martani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman.
Nama "Koplak" mengacu pada ungkapan negatif dalam konteks bercanda.
Menurut warga setempat, nama ini berasal dari peristiwa di zaman dulu ketika gerobak dan andong berhenti di dusun ini untuk beristirahat, yang dalam bahasa Jawa disebut "koplakan".
4. Desa Montok, Pamekasan
Masih di Kabupaten Pamekasan, Desa Montok terletak di Kecamatan Larangan.
Dalam KBBI, "montok" berarti gemuk berisi, namun nama desa ini merupakan akronim dari kata "temon" (mentimun) dan "oto" (kacang panjang) dalam bahasa Madura.
Menurut mantan kepala desa Montok, Wahid Hasyim, nama ini berasal dari penemuan mentimun dan kacang panjang di area makam bujur leluhur agung di Dusun Betes.