jelajah

Cuman Ada 7 Rumah Adat Mbaru Niang! Inilah Keunikan Desa Wae Rebo yang Ada di Nusa Tenggara Timur

Jumat, 21 Juni 2024 | 14:16 WIB
Desa Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur dengan ciri khasnya Rumah Ada Mbaru Niang. (X/Pesona Indonesia)

Tempat ini dianggap keramat dan wisatawan dilarang naik ke atas Compang.

Baca Juga: Yuk, Nikmatin Liburan Bersama Keluarga di Blitar Fantasy World Temukan Permainan Wahana yang Seru Lokasinya…

Desa Wae Rebo dihuni oleh 44 keluarga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani kopi, umbi-umbian, dan cengkeh.

Para wanita di desa ini juga terkenal dengan kerajinan tenun khas NTT.

Pengunjung yang datang akan disuguhkan kopi khas Flores yang ditanam oleh penduduk setempat, memiliki cita rasa yang khas dan nikmat.

Baca Juga: Gratis, Tempat Lari di UGM dengan Track Panjang dan Fasilitas Lengkap, View Cocok untuk Healing

Untuk kebutuhan air bersih, masyarakat mengandalkan sumber mata air pegunungan yang disebut sosor, terbagi menjadi dua yaitu sosor pria dan sosor wanita.

Desa Wae Rebo terletak di Kecamatan Satarmese Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Untuk mencapai desa ini, perjalanan dimulai dari Labuan Bajo menuju Desa Denge.

Baca Juga: Cafe di Banyuwangi Serasa di Ubud: Dijamin Nyaman dan Bikin Betah Nongkrong

Dari Desa Denge, pengunjung harus trekking selama sekitar dua jam menyusuri jalur setapak yang menanjak dan melewati tiga pos.

Selama musim hujan, jalur trekking menjadi lembab dan licin.

Oleh karena itu, pastikan untuk mempersiapkan alas kaki yang tidak licin, pakaian yang nyaman, dan barang bawaan yang tidak terlalu berat.

Baca Juga: Cafe Ala Bali di Kota Metropolitan, Dijamin Bikin Betah Nongkrong di Pusat Kota saat Liburan

Setibanya di pos terakhir, pengunjung harus membunyikan kentongan tradisional dari bambu yang disebut Pepak sebagai tanda kedatangan tamu.

Halaman:

Tags

Terkini