SketsaNusantara.id - Syekh Siti Jenar merupakan salah satu tokoh kontroversial dalam sejarah Islam di Nusantara, khususnya di tanah Jawa.
Kisah dan ajarannya yang kerap kali dipandang berbeda dari arus utama Islam membuatnya menjadi sosok yang penuh misteri dan memicu perdebatan.
Kontroversi mengenai dirinya mencakup berbagai aspek, mulai dari asal-usul hingga ajaran sufistik yang dianggap menyimpang oleh beberapa kalangan.
Pengaruh Syekh Siti Jenar terus terasa hingga kini, mempengaruhi pandangan dan praktik keagamaan di masyarakat Jawa.
Asal-usul Syekh Siti Jenar dalam Catatan Sejarah
Untuk menelusuri asal-usul atau eksistensi seseorang yang kerap disebut dalam sejarah atau legenda, cara termudah biasanya dengan melacak di mana tokoh tersebut dimakamkan.
Baca Juga: 6000 Meter dari Pusat Kota Pati, Sunan Bonang Pernah Murka dan Wariskan Kisah Legenda Tongkat Sakti
Persoalannya, berbeda dari makam para Wali Songo yang jelas letak bangunan dan berbagai kisah yang menyelimutinya, makam Syekh Siti Jenar sebenarnya belum bisa dipastikan keberadaannya secara tepat.
Misalnya di Cirebon, Jawa Barat, masyarakat di sana punya keyakinan berbeda tentang makam sosok Syekh Siti Jenar. Ada yang menyakini bahwa sosok yang juga dikenal sebagai Syekh Lemah Abang itu dimakamkan di Kemlaten, Kota Cirebon.
Pendapat berbeda menyatakan bahwa makamnya terletak tak jauh dari makam Syekh Datuk Kahfi di bukit Amparan Jati.
Lain lagi bagi masyarakat Jepara, Jawa Tengah. Mereka menyakini makamnya berada di Desa Lemah Abang, Jepara. Ada juga versi lain menyebut bahwa makamnya berada di Mantingan dan Tuban.
Versi lain yang lebih populer dan mungkin dianggap masuk akal berasal dari keyakinan yang diwariskan secara lisan oleh para penganut Tarekat Akmaliyah. Menurut versi ini, makam sang tokoh dinyatakan hilang karena wasiat dari sang syekh adalah pesan kepada para pengikut agar kuburnya tidak diberi tanda supaya tidak dijadikan peziarahan.
6 Kontroversi Asal-usul Syekh Siti Jenar
Dikutip SketsaNusantara.id dari buku Atlas Wali Songo yang ditulis KH Agus Sunyoto, terbitan Pustaka Iman, Jakarta, tahun 2014, berikut ini 6 kontroversi asal-usul Syekh Siti Jenar: