jelajah

Nyaris Punah Ditelan Zaman, Beginilah Ritual Tradisional Jawa Menjaga dan Merawat Bumi

Jumat, 14 Juni 2024 | 15:15 WIB
Ilustrasi ritual panen padi masyarakat Jawa. (Pexels.com/Pixabay)

SketsaNusantara.id - Indonesia memiliki keragaman budaya dan tradisi yang sangat melimpah.

Kemajemukan itu justru kian menguatkan identitas Indonesia sebagai sebuah bangsa yang terus berkembang maju dari generasi ke generasi.

Tradisi yang sangat beragam itu tak hanya kanya nilai budaya, tetapi juga sarat kearifan lokal demi pelestarian bumi.

Baca Juga: Wisata dengan Milky Way di Lumajang, Bukan Bromo: Cocok buat Destinasi Camping saat Liburan

Berbagai upacara adat yang melibatkan penghormatan terhadap alam menunjukkan betapa eratnya hubungan masyarakat Indonesia dengan lingkungan tempat tinggal.

Setiap daerah memiliki cara unik untuk menjaga keseimbangan ekosistemnya.

Ritual-ritual ini, selain memperkaya budaya, juga mengingatkan pentingnya menjaga alam untuk masa depan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Tol sepanjang 171,52 km Hubungkan Probolinggo hingga Ujung Timur Pulau Jawa, Masih Proses Pembangunan?

Salah satu ritual tradisional yang kini nyaris punah ditelan zaman bisa ditelusuri di masyarakat Jawa.

Ritual itu adalah Wiwitan, yang biasa dilakukan masyarakat Jawa sebelum masa panen padi.

Wiwitan merupakan ritual tradisional sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada Dewi Sri, Dewi Padi dan Kesuburan.

Baca Juga: Wisata ala Kampung Jepang di Lumajang: Sajikan Perkebunan Organik Sayur hingga Tanaman Herbal

Ritual ini bertujuan untuk memohon berkah agar hasil panen melimpah dan terhindar dari bencana.

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs Kemenparekraf, tradisi ini dibuka dengan doa lalu memotong padi sebagai simbol kesiapan untuk panen.

Halaman:

Tags

Terkini