SketsaNusantara.id - Di pedalaman Pulau Sulawesi, terbentang hutan hujan tropis yang lebat, menyimpan kekayaan alam yang tak ternilai.
Di balik pepohonan rindang dan kicauan burung, bersembunyi satwa endemik yang unik dan langka.
Satwa luar ini memiliki ciri khas taring yang mencuat dari sela-sela mulutnya dan sekilas seperti tanduk atau gading.
Namun, satwa ini bukanlah gajah melainkan babi rusa, harta karun alam asli Nusantara yang wajib dijaga kelestariannya.
Dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun TikTok @hans_falconry pada 14 Januari 2023, hewan ini merupakan jenis babi liar yang hidup di hutan tropis.
Satwa ini dapat dijumpai di sekitar Pulau Sulawesi seperti Togea, Sulu, dan Buru.
Hewan yang berukuran sekitar 87 hingga 106 sentimeter ini kerap menempati hutan hujan dataran rendah, yang terdapat aliran sungai, sumber air rawa, dan kubangan air.
Binatang ini biasanya menyantap buah, umbi-umbian, ulat, atau cacing dalam lubang pohon.
Babi rusa hanya melahirkan sekali dalam setahun dengan jumlah bayi biasanya paling banyak 2 ekor.
Baca Juga: Rasakan Sensasi Pacu Adrenalin di Klaten, Ada Wisata Alam Dengan Segudang Wahana Menarik
Uniknya, koloni hewan ini dipimpin oleh jenis betina sedangkan yang jantan hidup menyendiri atau bergabung dengan kelompok besar saat musim kawin.
Di balik wujudnya yang unik, babi rusa terancam punah.