SketsaNusantara.id - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta pada 22 Juni 2026, berbagai kisah sejarah tentang lahirnya ibu kota kembali menjadi perhatian.
Salah satu yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan panjang Jakarta adalah keberadaan Pelabuhan Sunda Kelapa, kawasan yang dikenal sebagai cikal bakal berdirinya Kota Jakarta.
Jauh sebelum menjadi kota metropolitan seperti saat ini, wilayah Jakarta berawal dari sebuah pelabuhan penting di pesisir utara Pulau Jawa.
Pelabuhan Sunda Kelapa telah menjadi pusat perdagangan sejak masa Kerajaan Sunda dan menjadi salah satu pelabuhan tersibuk di Nusantara pada abad ke-15 hingga ke-16.
Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Sunda Kelapa merupakan pelabuhan utama Kerajaan Sunda yang menjadi tempat singgah para pedagang dari berbagai daerah dan negara, termasuk Tiongkok, India, Arab hingga Eropa.
Lokasinya yang strategis menjadikan kawasan ini sebagai jalur perdagangan penting di kawasan Asia Tenggara.
Peran besar Sunda Kelapa dalam sejarah Jakarta semakin terlihat ketika pelabuhan tersebut menjadi pusat perebutan kekuasaan pada 1527.
Saat itu, pasukan Fatahillah dari Kesultanan Demak dan Cirebon berhasil mengusir Portugis yang berupaya menguasai pelabuhan tersebut.
Setelah kemenangan itu, nama Sunda Kelapa kemudian diganti menjadi Jayakarta, yang berarti kemenangan yang sempurna.
Peristiwa pergantian nama inilah yang kemudian dijadikan dasar penetapan tanggal 22 Juni sebagai Hari Lahir Jakarta.
Dari Jayakarta, wilayah tersebut berkembang menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan yang kemudian berganti nama menjadi Batavia pada masa kolonial Belanda, sebelum akhirnya menjadi Jakarta setelah Indonesia merdeka.