2. Punya 3 Struktur Utama dengan Filosofi Mendalam
Candi Borobudur memiliki 3 struktur utama yang sering dianalogikan sebagai kaki, badan dan kepala.
Pada bagian kaki atau Kamadhatu melambangkan perilaku manusia yang masih terikat dengan hawa nafsu yang digambarkan lewat 160 panel relief.
Sementara itu, badan candi atau Rupadhatu menggambarkan hubungan antara duniawi dan spiritual.
Bagian ini digunakan untuk menjelaskan perilaku manusia yang mulai meninggalkan urusan duniawi.
Pada bagian ini terdapat 1.300 panel relief yang menceritakan kisah kehidupan Siddharta Gautama dari mulai lahir hingga mencapai pencerahan.
Relief tersebut juga menceritakan kehidupan Sang Buddha sebelum menjadi Siddharta Gautama hingga kisah-kisah orang suci yang menunjukkan kebajikan.
Setiap lorongnya, mencerminkan perjalanan manusia yang mulai meninggalkan godaan duniawi.
Lalu terakhir, Arupadhatu yang menjadi bagian teratas candi yang melambangkan alam tanpa bentuk.
Bagian ini tidak memiliki relief, tapi dihiasi banyak stupa berlubang yang masing-masing berisi patung Buddha.
3. Punya Ratusan Anak Tanggal dan Arca Buddha
Dikutip dari penelitian karya Rahmi Nur Fitria Utami, dkk berjudul Etnomatematika: Eksplorasi Candi Borobudur, candi ini memiliki 360 anak tangga yang tersebar di semua sisi.
Selain itu, terdapat 504 arca Buddha yang menghiasi struktur Candi Borobudur.