Proses pembuatannya yang memakan waktu lama mengajarkan tentang kesabaran dan ketelatenan dalam mencapai hasil terbaik.
Biasanya, Kue Tutun tidak langsung dimakan begitu saja. Ada beberapa tradisi unik dalam penyajiannya yakni disusun bertingkat.
Seringkali disusun dari ukuran besar di bawah hingga kecil di atas untuk melambangkan tangga menuju kesuksesan.
Sebelum dinikmati, kue ini biasanya diletakkan di altar sembahyang sebagai simbol penghormatan kepada leluhur.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!