Perlu diketahui pada acara Petik Laut Muncar ini tidak hanya dihadiri oleh masyarakat pesisir Muncar atau nelayan, tapi beberapa pemerintah daerah seperti Bupati atau perwakilannya, dan beberapa pemerintahan Banyuwangi lainnya turut hadir di dalam acara.
Selain itu, biasanya satu bulan sebelum acara Petik Laut Muncar dilakukan, akan ada pasar rakyat atau yang kerap dikenal dengan sebutan Pasar Malam.
Disana banyak sekali permainan, bazar makanan, minuman, pakaian dan bahkan peralatan-peralatan dapur, serta beberapa hiburan-hiburan. Semua orang bisa mengunjungi Pasar Malam ini dan sangat terbuka untuk umum.
Asal Usul Petik Laut Muncar Banyuwangi
Acara Petik Laut Muncar Banyuwangi bermula pada sebuah masalah yang terjadi pada zaman dulu yakni ikan-ikan di Pantai Muncar seperti menghilang seketika, sehingga menyebabkan para nelayan sangat sulit mendapatkannya.
Bersamaan dengan itu, banyak sekali para nelayan yang meninggal dunia karena ditelan ganasnya ombak saat menangkap ikan.
Sebelumnya ada seorang bernama Sayyid Yusuf yang masuk wilayah Muncar. Melihat kejadian yang menimpa para nelayan, Sayyid mengajak orang-orang untuk melakukan upacara persembahan.
Yang mana upacara persembahan itu melarungkan sesaji berupa kambing kandit, pisang mentah, dan pancing emas.
Tak disangka, masalah yang menerpa masyarakat pesisir Muncar Banyuwangi tiba-tiba sirna. Ikan-ikan mulai bermunculan, sehingga para nelayan bisa mendapat tangkap kembali.
Oleh karena itu, sejak saat itulah acara Petik Laut Muncar Banyuwangi hingga saat ini terus dilakukan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!